Kehidupan Di Luar Dirimu


Bila masalah hidupmu masih seputar persoalan patah hati, banyak tugas, dibenci orang, susah mudik, makanan tidak enak, sakit perut, kehabisan uang bulanan, tidak bisa ganti HP terbaru, tidak bisa jalan-jalan keluar kota, dan sejenisnya. BERSYUKURLAH. Karena masalahmu adalah masalah sejuta umat. Dan karena berjuta-juta yang mengalaminya, berhentilah mengeluh. Karena mengeluh sama sekali tidak akan mengurangi semua itu.

Bila masalah hidupmu masih seperti tadi, mari kuajak berjalan-jalan menemui sesuatu yang mungkin kamu kira hanya ada dalam novel, dalam cerita, atau sinema elektronik. Kalau kamu belum menemui hal-hal semacam itu, BERSYUKURLAH karena mungkin Tuhan memang sengaja melindungimu.

Percayalah, hidup di luar dirimu tidak pernah baik-baik saja. Jika kamu bertemu teman-temanmu yang tampak begitu ceria, mereka hanya tidak ingin orang lain tahu mengenai masalah hidupnya. Disimpannya rapat, ditangisinya kala sendiri di malam hari kesepian.

Kau harus tahu sejenak, bahwa hidup di luar dirimu tidak pernah baik-baik saja. Di luar sana, di luar dirimu, orang lain mengalami hidup yang berat. Kehilangan keluarganya sejak kecil, tidak tahu siapa orang tuanya, orang tua yang bercerai, keluarga yang broken home, rumah tanpa lantai keramik dan dinding semen melainkan tanah dan anyaman bambu, perempuan yang direnggut kehormatannya oleh laki-laki, laki-laki yang melihat adik perempuannya meninggal, anak muda yang bermimpi sekolah, atau anak-anak yang kehilangan matanya dan menjadi buta. Semua itu benar terjadi dan tentu saja di luar dirimu. Terjadi pada orang lain.

Percayalah, bila masalah hidupmu masih seputar patah hati, dicuekin laki-laki, dibiarkan perempuan, lantas kamu merasa menjadi manusia paling merana di dunia, pecahkanlah semua cermin di rumahmu karena cermin itu tidak menjadi berguna.

Di luar sana, kehidupan manusia begitu kompleks. Dan sekali lagi, bila kamu merasa orang-orang yang kamu temui itu baik-baik saja, kamu salah. Mereka telah belajar cara menyembunyikan kerusuhan hatinya, masalah hidupnya, dan apapun itu. Mereka berusaha membahagiakan dirinya sendiri.

Lalu di waktu-waktu tertentu mereka menjadi tak berdaya. Dan kamu tidak akan pernah tahu itu kapan karena kamu mungkin tidak pernah bisa menyaksikannya. Sebab mereka akan selalu menyembunyikan.

_Kurniawan Gunadi dalam Hujan Matahari_

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesan Pertama Ke RSKGM FKG UI

Sehari Di Makau