Ketika Hujan


Kenapa kita mengenang banyak hal saat hujan turun? Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya 
-Tere Liye dalam novel Hujan-


Perihal hujan ini, jadi inget temen saya si Lasna atau Dwi yang pernah bilang "Hujan itu 1% air, 99%-nya kenangan." Sebuah kalimat yang keluar saat perjalanan saya, Dwi, dan Lasna terhenti karena hujan yang turun kian deras. 

Kita bertiga berteduh di bengkel motor kecil yang tidak beroperasi di Ahad sore sekitar 2 tahun lalu, di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dan akhirnya karena air hanyalah 1% dari komposisi hujan, kita bertiga hujan-hujanan mengejar bus kota yang lewatnya setahun sekali itu. Tapi iya juga kenapa banyak kenangan saat turun hujan ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesan Pertama Ke RSKGM FKG UI

Sehari Di Makau