Love n Hate Relationship

Diklat mengawali kegiatan saya di Oktober tahun ini. Setelah bekerja penuh hampir satu tahun, akhirnya dapet panggilan diklat. Rasanya panggilan diklat kali ini pas gitu, pas di saat udah bosen banget sama kegiatan harian kantor, pas lagi puncaknya bosen sama apa yang dikerjain dan butuh pencerahan.

Saya suka diklat tapi saya juga benci diklat, karena dapat panggilan diklat itu sama dengan meninggalkan rutinitas harian, keluar dari zona nyaman yang melenakan, dapat pengalaman, ilmu, temen-temen, kegiatan baru, semua keseruan-keseruan yang seharusnya muncul ketika melakukan kegiatan non-rutinitas.

Tapi jadi benci juga sebab keluar dari zona nyaman itu awalnya nggak enak. Kaya memulai basa-basi percakapan untuk kenalan, kegiatan kelompok yang maksain (kerja kelompok itu yang kerja paling 1-3 orang sisanya lagi-lagi basa-basi nanya, abis itu sibuk sendiri-sendiri), pengajar yang maksa peserta buat nanya atau sharing demi menciptakan kegiatan kelas yang "hidup."

Dan jadwal diklat juga umumnya dimulai awal pekan berakhir akhir pekan, Senin-Jum'at. Senin sama Jum'at pun akhirnya jadi membentuk semacam love n hate relationship. Suka hari Senin karena ada semangat untuk mulai diklat juga ketemu dan kenalan sama orang-orang baru. Tapi di hari Jum'at jadi sendu karena misahin kita sama orang-orang ini.

Ngerasa begitu nggak sih, apa cuma saya doang ... 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesan Pertama Ke RSKGM FKG UI

Sehari Di Makau