Sakit Apa ?

Nggak perlu nunggu tiga hari untuk menggerakkan kaki ini pergi ke klinik, hihi. Soalnya tepat enam bulan lalu baru aja nggak berdaya karena tifus. Begitu Senin badan nunjukkin gejala demam nggka turun-turun, sore ini saya pergi ke klinik.

Ketemu dokter klinik saya ngeluh demam, mual, dan sakit kepala, penyakit yang udah nggak asing sebenernya. Ajaibnya si dokter berkomentar keluhan ini selalu sama dari waktu ke waktu (haha..dokter apa dukun). 

Jadi yang menyebabkan keluhan penyakit itu karena badan ini kekurangan sel darah putih (leukosit). Hasil pemeriksaan lab nunjukkin badan ini cuma memproduksi leukosit sebanyak 3.400 / mm3. Sebagai perbandingan manusia normal punya jumlah sel darah putih sebayak 5.000 - 10.000 / mm3

Saya sakit apa dong? Ini yang masih bikin penasaran, sebab si dokter nggak bilang nama penyakitnya dengan sebutan tertentu (mungkin kalo dia terangin pun bisa jadi saya nggak paham). Dia hanya menekankan kalo produksi leukosit saya jauh di bawah rata-rata, itu aja. Seenggaknya jadi tau demam, mual, dan sakit kepala ini penyebabnya dari mana.

Karena penyakitnya nggak jelas, solusinya pun jadi nggak jelas juga. Saya disaranin untuk menjaga pola makan seimbang dan makan makanan bergizi. Langsung keingetan sama nasib kerupuk yang hampir saya kunyah tiap hari, berarti si kerupuk nggak bergizi dong T_T.

Jaman masih SMP si pernah belajar sel darah putih dan nggak asing sama kata-kata leukimia, jadi kepikiran apa nama penyakit ini leukimia. ternyata mbah google bilang leukopenia bukan leukimia. Leukopenia ini bahasa Yunani yang tersusun dari kata leukosit ditambah akhiran penia (kemiskinan). Jadi leukopenia itu sebutan untuk penyakit kekurangan sel darah putih.

Sel darah putih sendiri tugasnya ngelindungin tubuh dari serangan kuman, virus, bakteri, dan sodara-sodaranya. Jadi si sel darah putih ini punya peran penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Efeknya kalo tubuh manusia memproduksi leukosit kurang dari atau sama dengan 5.000 / mm3, maka akan mudah terserang berbagai macam penyakit. 

Penyebab leukopenia ini bisa berjenis-jenis. Berdasarkan pengalaman dan analisis asal mungkin saya kena neutropenia yang diantaranya disebabkan infeksi virus, demam thypoid toksin, atau rickettsia dari tifus. 

Terus gimana cara ngobatinnya, dokter biasanya ngasih vitamin untuk mengaktifkan sumsum tulang supaya menghasilkan lebih banyak sel darah putih (dan ini yang baru aja dilakuin sama dokter klinik, dia ngasih vitamin yang berwarna pink keungu-unguan). Terapi sitokin dan kemoterapi juga bisa dilakuin untuk ngobatin leukopenia ini, kalo udah parah banget leukosit di bawah 500 / mm3 pengobatannya bisa dilakukan dengan pemberian 'cocktail.'

Jadi tau bedanya leukimia sama leukopenia ni sekarang. Leukimia itu penyakit kelebihan sel darah putih kebalikannya leukopenia penyakit kekurangan sel darah putih. Satu lagi ada anemia kalo ini kekurangan sel darah merah yang mengakibatkan penyakit darah rendah, penderita anemia biasanya juga berhemoglobin rendah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesan Pertama Ke RSKGM FKG UI

Sehari Di Makau