Airbnb: Thailand & Singapura
Belum pernah nginep dengan kamar apartemen sewaan dari web Airbnb? Sama. Tapi itu dulu sekarang udah nggak lagi, 2019 jadi tahun pertama kalinya nyobain sewa kamar apartemen via Airbnb.
THAILAND
Nama apartemen: The Zest Condominium
Alamat: Lat Phrao Soi 7 Bangkok
Pemilik: Kritinee
Pemiliknya amat sangat ramah dan sangat membantu, nggak ada masalah dalam komunikasi. Tanyain apa aja sama pemiliknya dia bakal jawab dengan sangat informatif dan cepat.
Lokasi apartemennya strategis di antara dua stasiun MRT; Lat Phrao dan Phahon Yothin (jalan kaki kurang lebih 500 m). Persis di samping apartemen, buat yang hobi shopping ada komplek Big C Extra didalamnya nggak cuma ada supermarket tapi juga ada semacam ITC dan KFC.
Depan Big C Extra ini ada bapak penjual Thai tea yang nggak pernah sepi pembeli, dan kalau siang stall ini bersinar gitu karena cuaca panas dan Thai teanya keliatan seger banget. Ada juga penjual buah dengan warna buah-buahan yang lagi-lagi di bawah terik matahari jadi menarik.
Di seberang apartemen ada Seven Eleven dan beberapa gerai Sevel lainnya yang letaknya gak berjauhan dan gampang banget ditemuin. Restoran ayam goreng merk lokal, restoran ramen yang direkomendasiin sama pemilik apartemen, resto sushi and grill, penjual makanan rumahan, pad thai, dan masih banyak penjual lainnya.
Makana halal? Kalau sore di seberang apartemen ada ibu berkerudung yang jual makanan (tapi nggak sempet nyobain). Dan ada satu toko CP deket MRT Lat Phrao, jadi CP ini merk makanan instan yang udah punya logo halal MUI Thailand. Produknya lumayan lengkap mulai dari nasi, spagheti, sosis, sampai burger tinggal diangetin di microwave aja.
Kalau malam sepanjang jalan dari stasiun MRT menuju apartemen banyak banget penjual makanan sampai tukang gorengan, rebusan berbagai jenis makanan ada semua, nggak bakal kelaperan buat pemakan segala. Ada juga toko kelontong, toko peralatan backpack (semacam Eiger), toko kembang buat ibadah, toko kue-kue jajanan pasar, ATM, tukang pijat, tour and travel.
Fasilitas kamar apartemen yang kita dapet apa aja? Ada sendal, sendalnya macem-macem sendal hotel sampe sendal jepit beneran. Selain itu tableware kaya piring, mangkok, gelas, cangkir, alas makan, sampai sendok, garpu, pisau juga disediain sesuai jumlah penghuni kamar. Nggak pernah kehabisan alat makan walaupun udah dipake dan yang kotor belum sempet dicuci.
Ditambah kita dipinjemin peralatan masak kaya panci dan penggorengan walopun nggak di pake, lebih berguna microwave dan heater buat para penyewa kamar. Peralatan buat cuci mencuci juga lengkap, ada mesin cuci top loading, keranjang dan penjepit jemuran, hanger, sampai setrika dan alasnya.
Untuk peralatan mandi disediain sampo, sabun cair, dan body lotion, tisu toilet, handuk mandi, dan handuk wajah, detergen cair, cairan pencuci piring, dan tisu. Peralatan bersih-bersih kaya sapu dan pel-pelan juga ada (walaupun lagi-lagi nggak pernah nyapu dan ngepel). Nggak kalah penting wifi, saluran tv kabel, dan plastik sampah.
Selain itu kita juga dikasih Ovaltine, Nestea thai tea, teh merk lokal rasa stroberi, Nescafe coffee, dan gula sachet masing-masing sejumlah orang yang sewa kamar. Ada juga garam dan minyak ikan yang semuanya ada logo halalnya. Kritinee juga ngasih kita selusin air mineral ukuran 500 ml dan satu pack (isi 4 botol) air mineral ukuran 1 liter.
Apartemen sendiri punya fasilitas ruang fitnes, kolam renang, jasa laundry, dan vending machine minuman. Ruangan fitnes dan kolam renang ada di lantai paling atas, vending machine dan laundry ada di lantai bawah. Semuanya bisa digunain sama penyewa kamar, cuma aja Februari kemarin kolam renangnya lagi renovasi jadi nggak bisa dipake.
Hal lain yang menarik juga, pemilik apartemen ngasih catatan yang berisi informasi transportasi ke tempat wisata di Bangkok, delivery makanan, nomor telepon penting, dan nomor telepon taksi. Kritinee juga ngingetin wisatawan untuk banyak minum dan pakai sunscreen karena "You're in a hot country."
Kesan Airbnb di Bangkok, Kritinee tau banget slogannya Airbnb 'unforgattable trips start with Airbnb', buat Bangkok iya setuju sih 😄.
SINGAPURA
Alamat: 303 River Valley Road, Singapore
Pemilik: Derrick
Pemiliknya informatif, seminggu sebelum kita sewa kamarnya dia ngingetin lewat pesan di web Airbnb. Late check-in juga diperbolehkan di tempat ini. Untuk komunikasi di lapangan bisa dengan penjaga apartmen Mr. Arief yang cukup tegas.
Letak apartmennya sekitar 10-15 menit jalan kaki dari stasiun MRT Somerset dan kurang dari tiga menit jalan kaki dari halte bis After Kim Yam Rd. Bangunan apartemen ini dari luar cukup unik dan bergaya vintage tapi di dalam sangat modern dan simple.
Tinggal di sini lebih cocok buat kalian yang memilih berkeliling Singapura dengan transportasi bis. Buat yang suka jalan kaki juga masih sah-sah aja toh nggak jauh juga ke stasiun MRT Somerset, itung itung sekalian beli Singapore Tourist Pass (STP) dan cuci mata liat perumahan dengan gaya bangunan yang modern.
Seinget saya ada satu rumah makan antara apartemen milik Derrick dan halte bis After Kim Yam Rd, namanya Fat Lulu's. Restoran ini dapet bintang 4.3 dari Google dan rata-rata nilai 4 dari beberapa review-er lainnya, karena saya nggak coba makanan di sini kalian bisa baca-baca reviewnya di Google Review.
Awalnya agak kecewa sama nampak luar bangunan apartemen ini di lihat dari jalanan, karena dibanding apartemen lebih cocok disebut rumah tua. Tapi begitu masuk ke halamannya ternyata lumayan ada ruang tunggu dengan sofa nyaman dan air mancur. Asik buat duduk duduk di malam hari.
Masuk dalam bangunan apartemen ada campuran rasa kaget dan senang. Kaget karena bentuknya lorong-lorong dan nggak keliatan kamarnya, senang karena lantainya full karpet (anak karpet bukan ubin). Semakin ke dalem ternyata semakin unik kaya lagi nyusurin labirin. Terlihat sempit padahal luas dan emang desain bangunan dalemnya unik.
Sukanya sama apartemen Derrick ini kamarnya luas dan full karpet. Melebihi ekspektasi waktu liat gambar yang ada di web Airbnb (keliatannya sempit). Dominan sama cat warna putih, cahaya matahari juga banyak masuk ke kamar jadi terang dan ada lukisan yang bikin kamarnya modern.
Fasilitas apa aja yang kita dapatkan? Peralatan makan kaya piring, mangkok, dan sendok garpu, juga cangkir. Peralatan masak ada kompor listrik, penggorengan, dan panci walaupun nggak digunakan, lebih ke heater dan microwave yang jadi sobat penolong para backpacker buat ngangetin dan menghangatkan.
Buat cuci mencuci ada mesin cuci front loading yang lebih canggih namun nyucinya jadi berjam-jam (apa kita doang yang nggak bisa pakai mesin ini). Peralatan mandi dipinjemin handuk, sabun dan shampo, body lotion, juga detergen cair dan cairan pencuci piring. Buat pejuang power bank juga nggak usah pusing nyiapin universal adapter karena sudah disediain pemilik kamar.
Setrikaan beserta alasnya juga salah satu fasilitas yang disediain, tapi penggunaannya nggak sendiri sendiri. Setrika ini diletakkan satu buah di lorong tiap lantai supaya bisa digunakan bersama bergantian dengan penghuni kamar lainnya. Di sini juga ada fasilitas penitipan barang, jadi gak perlu khawatir jalan-jalan bawa koper selepas check-out.
Walopun ada wifi tapi tidak ada saluran tv kabel, jadi cuma bisa nonton tayangan tv lokal yang programnya juga terbatas 2 sampai 3 program doang. Toiletnya juga terlalu sempit dan saat kamar ini kita sewa ada satu AC yang nggak bisa dimatiin. Ples kita nggak tau tempat jemur pakaiannya dimana.
Semoga review kamar apartemen ini bisa nambah informasi buat yang masih maju mundur ada niat nyobain sewa kamar pakai web Airbnb, tapi belum terlaksana juga. Selamat berburu informasi di Airbnb.
THAILAND
Nama apartemen: The Zest Condominium
Alamat: Lat Phrao Soi 7 Bangkok
Pemilik: Kritinee
Pemiliknya amat sangat ramah dan sangat membantu, nggak ada masalah dalam komunikasi. Tanyain apa aja sama pemiliknya dia bakal jawab dengan sangat informatif dan cepat.
Lokasi apartemennya strategis di antara dua stasiun MRT; Lat Phrao dan Phahon Yothin (jalan kaki kurang lebih 500 m). Persis di samping apartemen, buat yang hobi shopping ada komplek Big C Extra didalamnya nggak cuma ada supermarket tapi juga ada semacam ITC dan KFC.
Depan Big C Extra ini ada bapak penjual Thai tea yang nggak pernah sepi pembeli, dan kalau siang stall ini bersinar gitu karena cuaca panas dan Thai teanya keliatan seger banget. Ada juga penjual buah dengan warna buah-buahan yang lagi-lagi di bawah terik matahari jadi menarik.
Di seberang apartemen ada Seven Eleven dan beberapa gerai Sevel lainnya yang letaknya gak berjauhan dan gampang banget ditemuin. Restoran ayam goreng merk lokal, restoran ramen yang direkomendasiin sama pemilik apartemen, resto sushi and grill, penjual makanan rumahan, pad thai, dan masih banyak penjual lainnya.
Makana halal? Kalau sore di seberang apartemen ada ibu berkerudung yang jual makanan (tapi nggak sempet nyobain). Dan ada satu toko CP deket MRT Lat Phrao, jadi CP ini merk makanan instan yang udah punya logo halal MUI Thailand. Produknya lumayan lengkap mulai dari nasi, spagheti, sosis, sampai burger tinggal diangetin di microwave aja.
Kalau malam sepanjang jalan dari stasiun MRT menuju apartemen banyak banget penjual makanan sampai tukang gorengan, rebusan berbagai jenis makanan ada semua, nggak bakal kelaperan buat pemakan segala. Ada juga toko kelontong, toko peralatan backpack (semacam Eiger), toko kembang buat ibadah, toko kue-kue jajanan pasar, ATM, tukang pijat, tour and travel.
Fasilitas kamar apartemen yang kita dapet apa aja? Ada sendal, sendalnya macem-macem sendal hotel sampe sendal jepit beneran. Selain itu tableware kaya piring, mangkok, gelas, cangkir, alas makan, sampai sendok, garpu, pisau juga disediain sesuai jumlah penghuni kamar. Nggak pernah kehabisan alat makan walaupun udah dipake dan yang kotor belum sempet dicuci.
Ditambah kita dipinjemin peralatan masak kaya panci dan penggorengan walopun nggak di pake, lebih berguna microwave dan heater buat para penyewa kamar. Peralatan buat cuci mencuci juga lengkap, ada mesin cuci top loading, keranjang dan penjepit jemuran, hanger, sampai setrika dan alasnya.
Untuk peralatan mandi disediain sampo, sabun cair, dan body lotion, tisu toilet, handuk mandi, dan handuk wajah, detergen cair, cairan pencuci piring, dan tisu. Peralatan bersih-bersih kaya sapu dan pel-pelan juga ada (walaupun lagi-lagi nggak pernah nyapu dan ngepel). Nggak kalah penting wifi, saluran tv kabel, dan plastik sampah.
Selain itu kita juga dikasih Ovaltine, Nestea thai tea, teh merk lokal rasa stroberi, Nescafe coffee, dan gula sachet masing-masing sejumlah orang yang sewa kamar. Ada juga garam dan minyak ikan yang semuanya ada logo halalnya. Kritinee juga ngasih kita selusin air mineral ukuran 500 ml dan satu pack (isi 4 botol) air mineral ukuran 1 liter.
Apartemen sendiri punya fasilitas ruang fitnes, kolam renang, jasa laundry, dan vending machine minuman. Ruangan fitnes dan kolam renang ada di lantai paling atas, vending machine dan laundry ada di lantai bawah. Semuanya bisa digunain sama penyewa kamar, cuma aja Februari kemarin kolam renangnya lagi renovasi jadi nggak bisa dipake.
Hal lain yang menarik juga, pemilik apartemen ngasih catatan yang berisi informasi transportasi ke tempat wisata di Bangkok, delivery makanan, nomor telepon penting, dan nomor telepon taksi. Kritinee juga ngingetin wisatawan untuk banyak minum dan pakai sunscreen karena "You're in a hot country."
Kesan Airbnb di Bangkok, Kritinee tau banget slogannya Airbnb 'unforgattable trips start with Airbnb', buat Bangkok iya setuju sih 😄.
SINGAPURA
Alamat: 303 River Valley Road, Singapore
Pemilik: Derrick
Pemiliknya informatif, seminggu sebelum kita sewa kamarnya dia ngingetin lewat pesan di web Airbnb. Late check-in juga diperbolehkan di tempat ini. Untuk komunikasi di lapangan bisa dengan penjaga apartmen Mr. Arief yang cukup tegas.
Letak apartmennya sekitar 10-15 menit jalan kaki dari stasiun MRT Somerset dan kurang dari tiga menit jalan kaki dari halte bis After Kim Yam Rd. Bangunan apartemen ini dari luar cukup unik dan bergaya vintage tapi di dalam sangat modern dan simple.
Tinggal di sini lebih cocok buat kalian yang memilih berkeliling Singapura dengan transportasi bis. Buat yang suka jalan kaki juga masih sah-sah aja toh nggak jauh juga ke stasiun MRT Somerset, itung itung sekalian beli Singapore Tourist Pass (STP) dan cuci mata liat perumahan dengan gaya bangunan yang modern.
Seinget saya ada satu rumah makan antara apartemen milik Derrick dan halte bis After Kim Yam Rd, namanya Fat Lulu's. Restoran ini dapet bintang 4.3 dari Google dan rata-rata nilai 4 dari beberapa review-er lainnya, karena saya nggak coba makanan di sini kalian bisa baca-baca reviewnya di Google Review.
Awalnya agak kecewa sama nampak luar bangunan apartemen ini di lihat dari jalanan, karena dibanding apartemen lebih cocok disebut rumah tua. Tapi begitu masuk ke halamannya ternyata lumayan ada ruang tunggu dengan sofa nyaman dan air mancur. Asik buat duduk duduk di malam hari.
Masuk dalam bangunan apartemen ada campuran rasa kaget dan senang. Kaget karena bentuknya lorong-lorong dan nggak keliatan kamarnya, senang karena lantainya full karpet (anak karpet bukan ubin). Semakin ke dalem ternyata semakin unik kaya lagi nyusurin labirin. Terlihat sempit padahal luas dan emang desain bangunan dalemnya unik.
Sukanya sama apartemen Derrick ini kamarnya luas dan full karpet. Melebihi ekspektasi waktu liat gambar yang ada di web Airbnb (keliatannya sempit). Dominan sama cat warna putih, cahaya matahari juga banyak masuk ke kamar jadi terang dan ada lukisan yang bikin kamarnya modern.
Fasilitas apa aja yang kita dapatkan? Peralatan makan kaya piring, mangkok, dan sendok garpu, juga cangkir. Peralatan masak ada kompor listrik, penggorengan, dan panci walaupun nggak digunakan, lebih ke heater dan microwave yang jadi sobat penolong para backpacker buat ngangetin dan menghangatkan.
Buat cuci mencuci ada mesin cuci front loading yang lebih canggih namun nyucinya jadi berjam-jam (apa kita doang yang nggak bisa pakai mesin ini). Peralatan mandi dipinjemin handuk, sabun dan shampo, body lotion, juga detergen cair dan cairan pencuci piring. Buat pejuang power bank juga nggak usah pusing nyiapin universal adapter karena sudah disediain pemilik kamar.
Setrikaan beserta alasnya juga salah satu fasilitas yang disediain, tapi penggunaannya nggak sendiri sendiri. Setrika ini diletakkan satu buah di lorong tiap lantai supaya bisa digunakan bersama bergantian dengan penghuni kamar lainnya. Di sini juga ada fasilitas penitipan barang, jadi gak perlu khawatir jalan-jalan bawa koper selepas check-out.
Walopun ada wifi tapi tidak ada saluran tv kabel, jadi cuma bisa nonton tayangan tv lokal yang programnya juga terbatas 2 sampai 3 program doang. Toiletnya juga terlalu sempit dan saat kamar ini kita sewa ada satu AC yang nggak bisa dimatiin. Ples kita nggak tau tempat jemur pakaiannya dimana.
Semoga review kamar apartemen ini bisa nambah informasi buat yang masih maju mundur ada niat nyobain sewa kamar pakai web Airbnb, tapi belum terlaksana juga. Selamat berburu informasi di Airbnb.

Komentar